Rabu, 18 Maret 2015
kodifikasi hati
sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan terpeleset juga, mungkin itulah pribahasa yang paling teat untuk ku saat ini. kecereobohanku sepertinya saat ini mulai menjadi boomerang bagiku, sebut saja dia tabi, seseorang yang usianya 5 tahun diatasku, yang sempat menjadi pemeran utama dalam beberapa tulisanku, kemerin, ketika aku bertandang ke rumahnya,saat itu aku merekomendasikan dia agar memmbuat blog, bahkan aku sendiri yang memprosees pembuatan blog nya, tanpa berfikir panjang dari akibatnya, beberapa jam setelah pembuatan bloggnya, ternyata dia sempat bertandang ke blogg ku dan menelanjangi beberapa tulisanku, yang paling menggelitik dia sempet memberi centang pada tulisanku, seolah untuk pertanda bahwa dia telah membaca tulisanku, entahlah apa yang harus aku lakukan saat nanti bertemu dia, harapanku, aku tak akan pernah lagi bertemu dengannya, bukan karna tulisan itu saja sebenarnya, karna aku tak mau merasakan sesuatu yang tak seharusnya aku rasakan itu semkin subur, sesuatu yang tak bisa aku tafsirkan itu menggelora didalam dada. tapi entahlah, sepertinya akan menjadi ganjil ketika aku tiba-tiba menjauhinya. bersambung..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar