Senin, 23 Maret 2015
belajar proposal penelitian
kedokteran islam
BAB I
PENDAHULAN
1.1 Latar Belakang
Banyak opini yang berkembang tentang keberadaan kedokteran Islam, namun kebanyakan opini tersebut menyempit menjadi opini yang menyederhanakan kedokteran Islam menjadi kedokteran nabi (thibbun nabawi). Empat hal yang disebut-sebut berkaitan dengan kedokteran Islam (1) kebiasaan sehat Rasulullah seperti puasa sunah, tidak makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang, dll; (2) mengkonsumsi madu atau habatussaudah (3) bila sampai sakit, terapinya adalah bekam; (4) untuk penyakit karena pengaruh sihir dilakukan ruqyah syar’iyah.
Ilmu kedokteran Islam didefinisikan sebagai ilmu pengobatan yang model dasar, konsep, nilai, dan prosedur- prosedurnya sesuai atau tidak berlawanan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Prosedur medis atau alat pengobatan yang digunakan tidak spesifik pada tempat atau waktu tertentu. Ilmu kedokteran Islam itu universal, mencakup segala aspek, fleksibel, dan mengizinkan pertumbuhan serta perkembangan berbagai metode investigasi dan pengobatan penyakit.
Dengan demikian, penyederhanaan seperti di atas merupakan hal yang tidak mutlak dapat dibenarkan, walaupun cara-cara pengobatan yang disebut-sebut berkaitan dengan kedokteran Islam tersebut merupakan bagian dari kedokteran Islam itu sendiri. Bahkan, bisa dikatakan bahwa life style dan pedoman hidup sehat yang dicontohkan oleh Rasulullah adalah kebenaran hakiki yang tidak diragukan manfaatnya bahkan dalam penelitian modern lambat laun diketahui manfaat medisnya melalui berbagai penelitian.
Melihat febomena pendidikan pengobatan Holistik (PPH) yang bergenre kedokteran islam yang bertempat di desa boyongsari, panjang baru pekalongan, kami tertarik melakukan riset tentang kedokteran islam (thibbunnabawi), bagaimana kontribusi kedokteran islam bagi masyarakat sekitar, ditengah kecanggihan kedokteran modern dan pengobatan alternatif yang sudah menjamur di pekalongan.
Berdasarkan permasalahan diatas, maka solusi yang ditawarkan adalah membangun aplikasi Data Mining pada kontribusi Thibunnabawi yang digunakan dalam kegiatan PPH (Pendidikan Pengobatan Holistik) di desa Boyongsari, panjang baru. Pekalongan dalam meningkatkan mutu kesehatan dan mencetak Therapis thibunnabawi bagi masyarakat.
Dari uraian diatas sebagai bentuk sistem dari solusi yang diajukan maka penulis tertarik untuk membangun suatu aplikasi sistem data mining yang mudah digunakan dan dapat menyajikan informasi secara cepat dan akurat yaitu “Kontribusi Thibunnabawi dalam kegiatan PPH (Pendidikan Pengobatan Holistik) di desa boyongsari panjang baru pekalongan dalam meningkatkan mutu kesehatan dan mencetak Therapis thibunnabawi bagi masyarakat”.
1.2. Rumusan Masalah
Dengan mengacu pada latar belakang masalah diatas, maka permasalahan yang akan dibahas adalah : ”bagaimana metode Thibunnabawi yanng digunakan dalam PPH (Pendidikan Pengobatan Holistik) membantu meningkatkan mutu kesehatan bagi masyarakat boyongsari dan sekitarnnya, dan mencetak terapis thibunnabawi yang berkompeten dalam kedokteran islam.
1.3. Batasan Masalah
Agar pembahasan lebih terarah dan sesuai dengan apa yang diharapkan maka penulis hanya membatasi pada bagian sub inti tentang metode thibunnabawi yang digunakan dalam PPH (pendidikan Pengobatan Herbal) pada kesehatan masyarakat didesa boyongsari
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.4.1 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah
1.4.2 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagi umat muslim dilingkungan boyongsari:
Agar dapat mengetahui tentang urgensi thibunnabawi atau kedokteran islam yang digunakan dalam PPH (Pendidikan Pengobatan Holistik) dalam menjamin mutu bagi kesehatan dan mencetak para ahli atau therapis dalam bidang kedokteran islam
2. Bagi Peneliti :
Menambah pengetahuan tentang kedokteran islam yang digunakan dalam kegiatan PPH (Pendidikan Pengobatan Holistik) serta Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa STAIN PEKALONGAN Untuk penelitian selanjutnya.
1.5. Metodologi Penelitian
1.5.1. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian bertempat di BCI (Bekam Center Indonesia) yang beralamat di. Jl. Kusuma bangsa, Desa boyongsari. Pekalongan utara. penelitian yang dilakukan dimulai dari bulan Mei- Juni
1.5.2. Alat dan Bahan
Adapun Alat yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah :
1. Hardware
Laptop dengan spesifikasi sebagai berikut :
a. Processor Intel(R) Core(TM)i.3 CPU M330 @ 2,13Ghz
b. Harddisk 320 Gb
c. Memory 1 GB RAM
d. Printer canon ip2770
2. Software
Software yang digunakan pada penelitian ini adalah :
a. Operating System yaitu Sistem Operasi Windows 7 Home Premium
b. Aplikasi yang dibutuhkan dalam penelitian :
c. Microsoft Office 2003 (Word)
d. Microsoft. Visual Basic 6.0
e. Microsoft SQLServer 2000
Bahan-bahan yang digunakan dalam penulisan ini adalah :
a. Buku-buku yang berhubungan dengan penelitian.
b. Data-data yang diperlukan.
1.5.3. Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif, yaitu penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulan. Metode deskriptif adalah suatu metode yang meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah membuat deksripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, aktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang dihadapi (Nazir, 2003:53).
1.5.4. Metode Pengumpulan Data
Metode Pengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Observasi
Yaitu dengan melakukan pengamatan langsung terhadap sistem pendidikan dan pencatatan secara cermat dan sistematis guna mengumpulkan data-data dan diperoleh informasi yang dibutuhkan.
b. Wawancara
Mengadakan tanya jawab langsung dengan pimpinan BCI dan masyarakat sekitar di desa boyongsari yang ada hubungannya dalam penulisan laporan ini.
c. Studi Pustaka
Suatu langkah untuk memperoleh informasi dari penelitian terdahulu yang harus dikerjakan, tanpa memperdulikan apakah sebuah penelitian menggunakan data primer atau data sekunder, penelitian tersebut menggunakan penelitian lapangan yang didapat dari perpustakaan atau sumber-sumber lainnya.
1.5.5. Metode Pengembangan Sistem
Adapun metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan metode data mining life cycle. Metode pengembangan data mining life cycle adalah metode pengembangan siklus hidup dari proyek data mining terdiri dari enam fase. Bergerak bolak-balik antara fase yang berbeda selalu dibutuhkan. Hal ini tergantung pada hasil dari setiap fase. Tahapan utama adalah :
1. Memahami bisnis : fase ini berfokus pada pemahaman tujuan proyek dan persyaratan dari perspektif bisnis, kemudian mengubah pengetahuan ini dirancang untuk mencapai tujuan.
2. Memahami data : ini dimulai dengan pengumpulan data awal, untuk mendapatkan hasil dengan ada yang ada, untuk mengidentifikasi masalah kualitas data, untuk menemukan wawasan pertama ke data atau untuk mendeteksi subset menarik untuk membentuk hipotesis untuk informasi yang tersembunyi.
3. Persiapan data : ini mencakup semua kegiatan untuk membangun dataset akhir dari awal data mentah.
4. Modeling : pada tahap ini, teknik pemodelan berbagai pilihan dan diterapkan dari parameter yang dikalibrasikan dengan nilai-nilai yang optimal.
5. Evaluasi : pada tahap ini model tersebut dievaluasi secara menyeluruh dan terakhir. Langkah-langkah dilaksanakan untuk membangun model untuk meyakinkan bahwa memang benar mencapai tujuan pendidikan. Pada akhir tahap ini, keputusan tentang penggunaan hasil data mining harus tercapai.
6. Deployment : tujuan dari model ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang data, pengetahuan yang didapat akan perlu diorganisikan dan disajikan dengan pelanggan dapat menggunakannya. Tahap penyebaran ini dapat disederahakan menghasilkan laporan, menerapkan data mining berulang diseluruh perusahaan. (Lee: 2010).
1.6 Sistematika Penulisan
Untuk mendapatkan gambaran secara garis besar dalam penulisan penelitian, maka dibagi menjadi 6 (enam) bab yaitu:
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini dijelaskan mengenai latar belakang, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, batasan masalah, metodelogi penelitian dan sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Dengan bab ini dijelaskan mengenai teori yang berkaitan dengan penelitian meliputi teori data mining dan metode clustering.
BAB III GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
Bab ini menjabarkan tentang profil Thibunnabawi yang digunakan dalam PPH (Pendidikan Pengobatan Holistik) oleh BCI (Bekam Center Indonesia)
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN
Bab ini menjelaskan tentang tahapan pengembangan sistem dimulai dari perencanaan sampai penggunaan dan pemeliharaan.
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab ini membahas tentang hasil dari perancangan dan pembangunan beserta pembahasannya.
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini penulis memberikan kesimpulan dan saran dari hasil penelitian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar