Senin, 06 Oktober 2014
diskusi nur muhammad
Assalamu'alaikum, kali ini aku ingin menuliskan hasil diskusi dikelas saya, teori nur muhammad dan wahdatul adyan yang kali ini kita mahasiswa akhlaq tasawuf 2013 kali ini ada korelasinya dengan makalah filsafat islam dari teori emanasi Al-Farabi. dimana dalam teori emanasi dikatakan bahwa seluruh alam ini bersumber dari percikan, pancaran dari YME, karena tidak mungkin sesuatu yang ada itu ada dengan sendirinya, dari teori emanasi yang dicetuskn oleh plotinus yang kemudian disadur oleh al-Farabi ini, dimana dalam teori emanasi bahwa Tuhan yang dianalogikan sebagai akal kemudian memikirkan dzat-Nya (wajibul wujud) maka terciptalah mumkinul wujud, dari mumkinul wujud memikirkan Tuhan terciptalah al-akal al-ula dan langit pertama beserta jiwanya, dan seterusnya, hingga akal ke sepuluh dan terciptalah al-Hayula al-ula, atau dalam teori tasawuf falsafinya, dinamakan nur muhammad, nur muhammad ini pertama kali dicetuskan oleh al-hallaj, dari teori nur muhammad initerciptalah seluruh isi alam ini, teori nurmuhammad atau yang dalam filsafat islam dikatakan al-Hayula al-ula ini disimbolkan dengan air, api, tanah, udara. sendiri bukan dalam konteks tanah air api dan udara dalam wujud seperti yang kita lihat saaat ini, melainkan unsur-unsur kimia yang terkandung di dalamnya, seperti unsur hidrogen dalam air atau unsur-unsur yang terkandung dalam tanah yang banyak sekali, kembali ke teori nur muhammad, dalam teori nur muhammad ini,memancarkan suatu konsekuensi logis adanya teori wahdatul adyan, dalam teori wahdatul adyan di terjemahkan bahwa agama-agama yang ada sejak nabi adam hingga nabi muhammad SAW, agama yang dalam filsafat islam berhubungan dengan metafisika atau hakekat sedangkan dalam tasawuf falsafi agama yang ditinjau dalam wahdatul adyan ini adalah dalam ranah batin (esotis), bukan dalam ranah eksoteris atau lahir seperti adanya agama islam konghucu dll, namun konsep wahdatul adyan yang dicetuskan oleh al-hallaj ini mengindikasikan pada bahwa hakekat semua agama itu menyembah pada allah, tuhan semesta alam, adapun penyelewengan-penyelewengan yang terjadi pada agama seperti menyembah benda itu merupakan ingkarnasi dari oknum-oknum pengikut agama tersebut. selanjutnya tentang diskusi hari ini saya sambung lain kali ya, karena saat ini saya harus mengiikuti mata kuliah berikutnya.. wassalam..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar